Senin, 25 Juni 2012

Mengejar Mimpi Mewujudkan Hunian Ideal Bersama BCA


Rencana masa depan untuk memiliki hunian ideal selekas mungkin adalah impianku. Berbagai produk perbankan yang ditawarkan seperti KPR BCA semakin membuka peluang untuk mewujudkan mimpi tersebut. Layanan perbankan yang profesional ditambah dengan berbagai tawaran kemudahan transaksi tak pelak telah memanjakan hati berjuta nasabah sehingga mampu menjelma menjadi solusi perbankan yang begitu menguntungkan. Selain itu angsuran kredit yang ringan, jangka waktu pembayaran yang panjang, dan proses pengajuan yang mudah telah menjadikan produk KPR BCA sebagai solusi bagi siapapun yang mendambakan kebebasan finansial di masa mendatang.




”If you can dream it, you can do it”
-Walt E. Disney-

Siapa yang tidak kenal semboyan di atas? Saya rasa kebanyakan dari kita mengerti maksud kalimat tersebut. Sebuah kalimat yang mampu mengubah paradigma kita untuk tetap berani meraih apa yang diinginkan. Bila dulu segelintir orang beranggapan bahwa orang yang terlalu banyak bermimpi adalah orang yang ”sakit” maka yang terjadi pada zaman ini justru sebaliknya. Mimpi tidak lagi menjadi sesuatu yang pasif tetapi telah menjelma menjadi semangat yang mampu menggerakan kita untuk dapat melakukan hal-hal yang besar.

Kini setiap orang perlahan menyadari bahwa membangun mimpi itu penting. Dan saya rasa semua orang baik itu disadari atau tidak pasti memiliki mimpi di dalam hidupnya, entah itu berupa materi, popularitas, kekuasaan, kejayaan, dan masih banyak lagi. Pertanyaannya saat ini, apakah mimpi itu sudah terwujud di dalam kehidupan kita? Atau hanya masih sebatas mimpi yang tidak pernah menjadi kenyataan.

Bila ditanya apa sajakah mimpi yang ingin saya wujudkan, maka jawabannya ”banyak sekali”. Dari A sampai Z, dari kebutuhan primer hingga tersier, dan dirasa tidak cukup bila hanya dideskripsikan melalui tulisan ini.

Bermimpi Sesuai Prioritas

Banyaknya mimpi yang saya miliki di hidup ini sedikit banyak telah membuat saya bingung untuk dapat mewujudkannya. Apalagi secara bersamaan, tentu sangat sulit. Menyusun mimpi-mimpi tersebut ke dalam urutan prioritas saya anggap sebagai langkah yang realistis. Sebagai seorang pegawai yang baru bekerja selama lebih kurang dua tahun dan masih berstatus single (belum menikah) bermimpi untuk masa depan adalah hal yang wajib dilakukan. Dari sederet mimpi yang akan saya wujudkan, memiliki sebuah HUNIAN IDEAL adalah prioritas pertama yang harus saya kejar.

Hal ini didasarkan pada beberapa alasan pribadi yaitu hunian tempat tinggal adalah kebutuhan primer yang mendasar untuk dipenuhi, dengan adanya hunian maka saya tidak lagi berpindah-pindah kost, hunian tempat tinggal yang ideal akan saya jadikan sebagai tempat menetap hingga hari tua, bahkan sampai alasan investasi pun menjadi pertimbangan bagi saya untuk mewujudkan hunian ideal secepatnya.

Di tengah zaman yang serba mahal ini, mewujudkan hunian ideal tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi bagi saya yang masih muda dengan penghasilkan yang berkategori ”pas-pasan”. Namun, di balik kesulitan tersebut ternyata banyak pula pihak yang menawaran berbagai kemudahan dalam mewujudkan hunian ideal menjadi sebuah kenyataan. Kehadiran pihak-pihak tersebut, sebut saja Bank yang menawarkan berbagai produk perumahan dirasa bak angin segar yang memberikan kelegaan bagi orang-orang seperti saya.

Hampir semua Bank yang ada saat ini berlomba menyediakan produk Kredit Perumahan Rakyat (KPR) bagi nasabahnya. Misalnya Bank Central Asia yang melalui produk KPR BCA nya telah mewujudkan impian banyak orang untuk memiliki hunian ideal. Hunian ideal menjadi penting untuk dipenuhi karena sebuah hunian tidak hanya diartikan sebagai tempat berteduh dari hujan, panas, maupun angin tetapi telah menjadi kebutuhan dasar keluarga sebagai tempat untuk berbagi, bercerita, dan meluapkan kasih sayang antar anggota keluarga.

Aspek yang Perlu Diperhatikan

Kebayakan orang berfokus pada masalah pendanaan bila ingin mewujudkan sebuah hunian ideal. Tetapi bagi saya, masalahnya tidak sesederhana itu. Bila hanya ingin mewujudkan hunian (belum tentu ideal) maka bolehlah bila kita beranggapan bahwa aspek pendanaan merupakan satu-satunya hal yang patut dipikirkan. Tetapi bila orientasinya kepada hunian ideal maka aspek pendanaan tidak lagi berdiri sendiri. Bisa saja aspek itu telah terintegrasi dengan aspek lainnya seperti lokasi, akses jalan, stabilitas keamanan, ketersediaan ruang dan fasilitas publik, hingga kenyamanan lingkungan. Selain itu, peluang investasi bangunan juga menjadi hal yang layak diperhatikan. Hal ini akan berguna sebagai aset di masa depan.  

Selain aspek di atas, dalam menentukan hunian ideal juga sangat ditentukan oleh kebutuhan calon pembeli. Calon pembeli yang butuh akses yang mudah untuk menjangkau pusat-pusat perekonomian cenderung lebih memilih hunian ideal di tengah kota dan berbeda halnya apabila calon pembeli lebih menyukai hunian yang tidak terlalu bising oleh lalu lintas barang dan orang akan lebih memilih hunian di pinggiran kota. Tetapi bagi saya yang berprofesi sebagai pegawai di pusat kota, memiliki hunian di daerah yang memiliki akses dekat dan mudah dari kantor tempat saya bekerja adalah sebuah pilihan yang saya rasa ideal tanpa mengesampingkan aspek lainnya. 

Mewujudkan Hunian Ideal

Seperti apakah hunian ideal itu?Apakah hunian dengan harga selangit yang dalamnya diisi oleh berbagai kemewahan dan luarnya dikelilingi oleh tembok emas? Belum tentu. Hunian ideal tidak hanya diukur dari nilai materi semata, tetapi juga ditentukan oleh timbal-baliknya kepada penghuni yang bersangkutan. Oleh sebab itu, setidaknya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh hunian ideal yaitu mampu memberikan rasa nyaman kepada penghuninya, mampu meningkatkan rasa percaya diri, memberikan energi positif agar penghuni lebih bergairah menjalani kesehariannya, mampu meningkatkan produktivitas penghuninya, dan mampu menfasilitasi kebutuhan setiap anggota penghuni seperti bersantai, bersenda gurau, dan berbagi kebahagiaan [1].

Terkait dengan syarat-syarat di atas, bagaimanakah cara mewujudkannya menjadi sebuah kenyataan? Solusi perbankan merupakan kunci utama dalam mewujudkan mimpi memiliki hunian ideal menjadi sebuah kenyataan. Misalnya, kredit KPR BCA yang dapat memberikan pinjaman bagi nasabahnya untuk membeli hunian yang dikehendaki menjadi sebuah contoh peran perbankan dalam membantu mewujudkan impian banyak orang. Dalam proses pengajuannya juga tidak berbelit-belit sehingga jauh dari kesan jlimet. Secara detil proses pengajuan KPR BCA dapat dilihat di sini. Dengan bunga kredit yang rendah, jangka kredit yang panjang hingga 20 tahun, dan proses yang mudah menjadikan impian untuk memiliki hunian ideal sangat mungkin terwujud. Berbagai alasan ini telah menjadikan produk KPR BCA sebagai solusi bagi siapapun yang mendambakan kebebasan finansial di masa mendatang. Dengan demikian, rencana masa depanku untuk memiliki hunian ideal secepatnya semakin menjadi nyata.



Kenapa harus kredit? Kredit merupakan cara yang paling banyak dilakukan dalam mewujudkan hunian ideal dan jarang sekali sebuah hunian ideal dibeli dengan tunai. Setidaknya kenyataan ini dapat dilihat dari semakin banyaknya pihak Bank yang mulai merambah ke produk KPR. Bagi saya pribadi rencana untuk memiliki KPR daripada membeli rumah secara tunai diorientasikan kepada beberapa hal, yaitu :
  1. Saya tidak akan diberatkan untuk mengumpulkan dana tunai dalam jumlah yang besar, hanya perlu mempersiapkan uang muka KPR sekitar 30-35% dari total harga hunian.
  2. Hunian yang diimpikan akan didapatkan sedini mungkin tanpa harus menabung dalam waktu yang lama.
  3. Pertimbangan inflasi. Secara teoritis dan prediksi ekonom dunia, peningkatan inflasi di masa yang akan datang relatif besar. Artinya bila KPR dimulai dari sekarang maka semakin hari angsurannya akan terasa semakin ringan apalagi bila jangka waktu kreditnya cukup lama.  

Mengapa Harus KPR BCA?


Banyak Bank di Indonesia yang berlomba-lomba dalam menyediakan jasa produk perbankan bagi nasabahnya. Berbagai langkah strategis bahkan yang tidak lazim pun kerap dilakukan bank dalam memenangi persaingan di bisnis perbankan. Produk Kredit Perumahan Rakyat (KPR) tak pelak merupakan salah satu bagian dalam persaingan tersebut. Selain memiliki pangsa pasar yang begitu luas, KPR juga sangat diminati di zaman saat ini. Hal ini disebabkan oleh adanya dorongan perekonomian di masyarakat untuk memiliki hunian selekas mungkin karena adanya kekuatiran terhadap laju inflasi yang terus meningkat di masa yang akan datang.

Berdasarkan kenyataan teoritis dari sekian banyak produk KPR yang ditawarkan oleh bank di Indonesia, ternyata KPR dari BCA dinilai lebih unggul dalam banyak hal dibanding KPR dari bank lainnya. Beberapa keunggulan tersebut meliputi [2]:
  1. Angsuran per bulan lebih ringan
  2. Biaya administrasi lebih murah
  3. Bebas penalti untuk pelunasan pokok pinjaman baik sebagian maupun secara keseluruhan
  4. Proses mudah dan cepat
  5. Autodebet rekening nasabah untuk pembayaran angsuran

Di BCA, calon pembeli rumah yang menggunakan fasilitas KPR cukup mempersiapkan uang muka dengan jumlah yang ringan selanjutnya hunian ideal pun dapat menjadi kenyataan. Angsuran yang ditawarkan KPR BCA sangatlah ringan yaitu sebesar 8% dan lebih rendah daripada angsuran KPR di bank lainnya. Khusus memperingati hari jadi yang ke-55 tahun, BCA melalui produk KPR BCA meluncurkan bunga spesial 8% efektif p.a. fix selama 55 bulan. Melalui produk ini kita tidak lagi bingung dalam menentukan KPR yang dipilih. Selain suku bunganya rendah, kita juga akan mendapatkan kepastian nilai suku bunga selama 55 bulan. Kondisi ini akan membuat perencanaan keuangan kita menjadi lebih terorganisir.

Di luar itu, untuk memudahkan angsuran KPR, BCA menawarkan dua tipe angsuran yang dapat digunakan oleh nasabah sesuai kebutuhannya yaitu angsuran tetap dan angsuran fleksibel. Pada tipe angsuran tetap nasabah setiap bulannya akan membayar jumlah angsuran yang selalu konstan sehingga pengeluaran setiap bulannya dapat diketahui dengan pasti. Pada angsuran ini berlaku jenis suku bunga fix 1 tahun, fix 2 tahun, dan fix and cap dengan kepastian suku bunga hingga 5 tahun. Sedangkan pada angsuran fleksibel kita diberi keleluasaan dalam membayar nilai angsuran perbulannya serta dapat menarik kembali dana dari jumlah angsuran pokok yang telah dibayarkan. Jenis suku bunga yang ditawarkan dari tipe angsuran ini adalah fix 1 tahun dan fix 2 tahun. Apabila ingin melunasi angsuran sebelum waktu yang ditetapkan, nasabah tidak akan dikenakan penalty. Ini merupakan salah satu keunggulan KPR BCA yang jarang dimiliki oleh bank lain. 

Selain itu, melalui website www.bca.co.id kita sebagai calon pengguna produk KPR juga akan semakin dimanjakan dengan berbagai informasi yang lengkap mulai dari hitungan uang muka, jangka waktu kredit, dan cicilan bulanan. Layanan perbankan ini khusus disediakan bagi calon pengguna produk KPR BCA agar dapat mengestimasi dan menentukan kebijakan keuangan pribadi.

Alasan lain untuk memilih KPR BCA juga dikarenakan bank ini menyediakan berbagai layanan kemudahan transaksi baik tunai dan non tunai melalui ATM BCA. Transaksi juga akan semakin mudah dengan didukung oleh fasilitas mobile banking dan internet banking. Dengan fasilitas ini kita dengan mudah dapat melakukan transaksi dimanapun dan kapanpun termasuk transaksi KPR BCA.  


Nah, kesimpulannya banyak sekali nilai plus yang dapat kita dapatkan dari KPR BCA dibanding bank lainnya. Jadi bila ingin kredit rumah, ya ke BCA aja.

Referensi

     diakses tanggal 20 Juni 2012.
2.   http://www.rumah123.com/clients/bca/info.php diakses tanggal 17 Juni 2012.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar